Gedung Serba Guna ITB, 24 Juni 2011
Tanggal 24 Juni 2011 telah tiba. Hari ini saya harus kembali ke ITB untuk melaksanakan pendaftaran dan pengambilan tanda peserta program matrikulasi ITB untuk calon mahasiswa yang diterima di ITB melalui jalur SNMPTN Undangan.
Bertepatan dengan tanggal ini, saya harus pergi ke Jogjakarta dikarenakan ada urusan keluarga. Sedangkan kegiatan hari ini tidak dapat diwakilkan. Agar cepat selesai, saya datang di GSG pukul 06.00. Saya kaget, banyak juga yang telah menunggu di sana, padahal baru dibuka pukul 08.00.
Singkat cerita, setelah menunggu dua jam, saya dapat masuk dan membentuk antrean di dalam GSG. Ada sekira dua puluh orang di depan saya. Wah tak akan lama!. Rata-rata satu orang menghabiskan waktu sekira 1,5 menit.
Giliran saya tiba. Saya hanya diminta mengembalikan lembar kendali (berwarna pink) dan lembar baru yang berisi pemberitahuan pengambilan rapor. Saya kira rapor asli akan dikembalikan hari ini. TERNYATA, petugas hanya menukar lembar baru itu dengan lembar yang lebih baru berwarna biru yang mengatakan rapor asli akan dikembalikan saat di kelas selama program matrikulasi. Tanggalnya pun tak ada. Ya sudahlah….
Saya menandatangani lembar absen. Petugas mencarikan kartu peserta matrikulasi. Saya sedikit bercakap-cakap dengan petugas:
Saya : “Pak, nama saya dari huruf B pak. Itu sudah terlewat huruf C”
Petugas: “Tidak kok dek, kartu peserta ini tidak disusun berdasarkan abjad”
Saya: "”Wah, lama dong pak mencarinya?”
Petugas: “Sebetulnya tadi sudah disusun, tapi pas ngebawanya ke sini keacak-acak”
Ya sudahlah. Saya sabar saja sambil membantu petugas mencari nama saya. Ternyata di STEI ada dua orang yang namanya berawalan “Bagus”. Petugas sempat kebingungan. Namun, petugas akhirnya menemukan kartu milik saya. Saya menandatangani kartu saya dan petugas memberikan satu bundel dokumen berisi jadwal matrikulasi. Setelah itu saya keluar dari GSG setelah kartu peserta saya di cap di pintu keluar. Tepat pukul setengah sembilan saya keluar dari GSG.
Sebelum kembali ke mobil, saya mengantarkan teman-teman baru bernama Dimas dan Helmi jalan-jalan di ITB. Mereka ingin mengunjungi gedung STEI. Setelah jalan-jalan, saya kembali ke mobil. Tidak lupa mengucapkan “dadah” ke Azal. Azal cantik sekali hari itu memakai kaos :). Saya segera kembali ke mobil dan melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta.



